Baubau Alami Inflasi Terendah se-Sulawesi

BAUBAU, Suryakepton.com -Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi di Kota Baubau pada Mei 2019 mengalami penurunan dibandingkan kota lainnya yang ada di pulau Sulawesi. Inflasi itu menurun hingga menjadi 0,15 persen.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Baubau, Sudirman K SPi MSi dalam keterangannya, Senin (10/6). Ia mengungkapkan, secara umum inflasi di Kota Baubau sangat bagus pada Mei 2019 sebesar 0,15 persen.

Kata dia, 0,31 persen inflasi tahun kalender, 2,30
persen inflasi dari tahun ke tahun yakni Mei 2019 terhadap Mei 2018. Dikatakan pula, 0,1486 persen
merupakan andil inflasi Mei 2019, 137,04 persen Indeks Harga Konsumen (IHK) dan dari 82 kota IHK sebanyak 81 kota IHK mengalami inflasi.

Adapun inflasi menurut kelompok pengeluaran pada Mei untuk bahan makanan 0,22 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,28 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar minus 0,09 persen.

“Ternyata bulan Mei terjadi penurunan harga berarti ada panen. Release berakhir sebelum lebaran. Jadi
gambarannya untuk harga lebaran. Harga ini hanya distribusi saja, kalau distribusi bagus, Insha Allah aman,” kata Sudirman di ruang rapat BPS Baubau.

Selain itu, sandang 0,70, kesehatan 1,17, pendidikan, rekreasi dan olahraga 1,08 persen. Termasuk transpor, komunikasi dan jasa keuangan minus 0,42 persen. Sementara itu, komoditi penyumbang inflasi terbesar dan perubahan harga diantaranya bawang putih 0,0921, telur ayam ras 0,0913, Cumi-cumi 0,0581, Baronang 0,0398, angkutan udara 0,0308, bawang merah 0,0303, rokok 0,0174, tas tangan wanita 0,0099 dan makanan ringan/snack 0,0089 persen.

Inflasi yang terjadi di Kota Baubau tercatat disebabkan adanya peningkatan nilai indeks harga konsumen pada lima kelompok pengeluaran, diantara pengeluaran bahan makanan sebesar 0,22 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,28, sandang 0,70, kesehatan 1,17, pendidikan, rekreasi dan olahraga 1,08 persen.

Ada lagi, dua kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan nilai indeks meskipun penuruan itu tidak signifikan. Kedua kelompok pengeluaran tersebut adalah kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,09 persen dan kelompok pengeluaran transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,42 persen.

Sementara itu, Kabag Perekonomian Setda Kota Baubau, La Ode Ali Hasan mengapresiasi terkait inflasi tahun ini mengalami penurunan. Menurutnya, itu semua merupakan program nasional dan inflasi di Kota Baubau terendah di Sulawesi hingga mencapai 0,15 persen.

Menurutnya, inflasi tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Salah satu langkah melalui operasi pasar. Ada 20 titik, sekaligus ada tiga titik yang resmi ini. Jadi ini sangat bagus sekali,” tutupnya. (Adm)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.