BMKG Ingatkan Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Hingga 2 Hari ke Depan

KENDARI, Suryakepton.com – Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Kilmatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari tentang dinamika atmosfer (26/05/2019), terpantau pola pertemuan angin (konvergensi) dan belokan di Wilayah Sulawesi Tenggara.

Bersamaan dengan itu, massa udara basah lapisan rendah terkonsentrasi di wilayah Sultra dimana kelembaban pada lapisan 700 mb – surface berkisar 70-90 persen, serta indek labilitas sedang sampai kuat di wilayah Sultra, beserta hangatnya Suhu Muka Laut di wilayah Laut Sulawesi dan Teluk Bone.

Ini menyebabkan tingkat penguapan dan pertumbuhan awan hujan seperti awan cumulunimbus cukup tinggi di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara sehingga berakibat terjadi hujan dengan intensitas sedang sampai lebat dengan durasi waktu cukup lama.

Berdasarkan pantauan hujan yang ditakar di Stasiun Sulawesi Tenggara prakiraan gelombang tinggi tanggal 27-29 Mei 2019 berpotensi gelombang dengan tinggi 1.25 – 2.5 meter dengan status waspada terjadi di wilayah Perairan Manui Kendari, Perairan Baubau, Teluk Tolo, Perairan Kepulauan Banggai, dan Kepulauan Sula.

Sedangkan gelombang dengan tinggi 2.5 – 4.0 meter berstatus berbahaya berpotensi terjadi di wilayah Perairan Wakatobi, dan laut Banda Timur Sultra, dimana angin bertiup dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 10-25 knot.

BMKG Sulawesi Tenggara mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan waspada dalam menghadapi periode puncak musim hujan 2019.

Khususnya akan dampak dari curah hujan tinggi yang akan memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, pohon tumbang, longsor, banjir bandang, dan angin kencang yang meningkat pada akhir Mei dan awal Juni 2019.

“Harap diperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran dan dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi Perairan Manui Kendari, Perairan Baubau, Perairan Wakatobi, laut Banda Timur Sultra Teluk Tolo, Perairan Kepulauan Banggai, dan perairan Kepulauan Sula, agar tetap selalu waspada,” imbau Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Ramlan SSi MSi dalam siaran persnya, Senin 27 Mei 2019 seperti dilansir inilahSultra.com (Adm)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.